A.
Pengertian evaluasi koleksi
Perpustakaan perlu
melakukan evaluasi koleksi secara periodik dan sistematik untuk mengetahui
apakah koleksi itu mengikuti perubahan yang terjadi, dan berkembang sesuai
dengan kebutuhan pemakai. Dalam melakukan seleksi perlu dilakukan evaluasi
terhadap buku yang akan dipilih. Evaluasi koleksi adalah kegiatan menilai
koleksi perpustakaan baik dari segi ketersediaan koleksi itu bagi pengguna
maupun pemanfaatan koleksi itu oleh pengguna.
Peggy Johnson mengistilahkan evaluasi sebagai kumpulan
dari analisis. Evaluasi ditujukan untuk mengkaji atau menggambarkan koleksi
baik dalam hal mereka sendiri atau dalam kaitannya dengan koleksi lainnya dan
mekanisme pengecekan, seperti daftar.
Evaluasi memberikan pemahaman yang lebih
baik dari koleksi dan komunitas pengguna. Sebuah informasi keuntungan pustakawan
yang membantu dia memutuskan apakah koleksi yang memenuhi tujuannya, seberapa
baik melayani penggunanya, dengan
cara-cara atau daerah yang kekurangan, dan apa yang masih harus
dilakukan untuk mengembangkan koleksi.
Berdasarkan uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa
evaluasi koleksi merupakan kegiatan untuk mengetahui seberapa besar koleksi di
perpustakaan itu tersedia dan dimanfaatkan oleh pemakai dengan menggunakan
metode melalui cara-cara tertentu.
B. Kriteria Evaluasi
Adapun kriteria evaluasi yang bisa dijadikan dasar dalam
memilih buku diantaranya:
1. Tujuan, cakupan, dan kelompok pembaca
2. Penerbit, jenis buku yang diterbitkan, pengarang, subjek
3. Otoritas, kejujuran, kredibilitas pengarang, dan penerbit
4. Bidang subjek
5. Perbandingan, dalam arti
perbandingan dengan koleksi yang sudah ada di perpustakaan
6. Faktor waktu (kadaluarsa), misalnya bidang teknologi lebih cepat usang
daripada humaniora
7. Format fisik: bentuk huruf, penjilidan
8. Harga
9. Menunjang kurikulum
10. Permintaan.
No comments:
Post a Comment