Aku Buku Dan Kebangsaan
Oleh Lailin Nafiah
Kenapa judulnya aku buku dan
kebangsaan kenapa nggak yang lain?. Dari berbagai banyak kata
kenapa harus memilih judul itu?. Dari judulnya sudah aku buku dan
kebangsaan berarti berhubungan dengan itu itu aja. Tapi, tahukah kalian apa itu
fungsi buku dan kebangsaan bagi mahasiswa?. Kalian yang katanya kalian itu
mahasiswa yang katanya kalian itu Agent of Change dari sebuah bangsa atau kalian yang katanya generasi
penerus bangsa. Maka dari itu di bahas di sini “aku buku dan kebangsaan”.
apa itu buku? Buku sebuah karangan
manusia yang didapat melalui pengetahuan dan ilmu. Pengetahuan dapat didapat
melalui panca indra yang meliputi indra pendengaran penglihatan peraba perasa
pembau. Pengetahuan juga dapat diperoleh melalui sebuah penelitian atau
observasi juga bisa diperoleh melalui ketidaksengajaan maupun kejadian.
Buku adalah unsur terpenting dalam kehidupan mahasiswa. Loh kok bisa
penting bagi kita?. Ya karena setiap tugas yang diberikan oleh dosen selalu ada
rujukan dari beberapa buku. Sebenarnya mahasiswa harus pintar pintar memilih
dan memilah buku yang baik dan benar sesuai dengan tema yang diberikan oleh
dosen. Dan mahasiswa itu harus memiliki banyak-banyak referensi buku seperti
buku umum maupun buku jurusan untuk menambah halaman pada makalah.
Fungsi utama
dari buku itu sebenarnya untuk menampung gagasan atau pengetahuan yang di dapat
oleh pengarang. Buku berisi informasi karena si pengarang mampu mencantumkan
informasi yang ia dapat dari buku buku lain kemudian ai kembangkan menjadi
sebuah kalimat yang berisikan informasi. Buku yang berisi informasi bukan hanya
buku yang berisi mata pelajaran atau buku ilmiah namun semua buku baik itu buku
fiksi maupun novel juga berisi informasi, namun informasi tersebut berbeda bahasannya.
apasih pentingnya buku?
Mungkin banyak dari kita akan bertanya tanya
begitu. Buku itu cuma lembaran lembaran kertas yang di susun dan di jilidkan?.
Terus apa istimewanya apa gerrnya dari buku itu?. Nah itu yang harus
dijelaskan sebagai anak jurusan ilmu perpustakaan harus harus tahu apa
itu buku dan pentingnya buku. Sebenarnya jika di cermati baik baik buku itu
seperti jendela dunia, tanpa kita susah susah pergi ke suatu tempat kita sudah
bisa meraih informasi dari tempat itu dari buku. Jadi sudah jelas buku itu
sangat penting bagi kita yang kata orang di panggil mahasiswa.
Walaupun kita
sudah menjadi seorang mahasiswa banyak dari kita tidak tahu akan seberapa
pentingnya buku di dalam kehidupan dunia perkuliahan. Padahal kita itu banyak
makalah yang harus di kerjakan dengan refrensi buku buku. Kita yang katanya mahasiswa
itu selalu berhubungan dengan buku buku dan buku. Tempat nongkrong kita itu ada
dua kalau nggak gazebo buat cari wifi ya perpustakaan buat ngerjain tugas.
Kalau lagi ada duit dan kebetulan ada bazar ya nongkrong di bazar sambil cari buku yang murah. Padahal
kalau ada bazar yang dicari itu bukan buku mata kuliah (kalau di jurusan ilmu
perpustakaaan susah banget nyarinya) tapi malah berburu novel yang lagi murah
murahnya (dari harga tujuh puluhan menjadi dua puluhan).
Apalagi di zaman
modern ini buku sangat penting bagi kehidupan kemahasiswaan karena dosen selalu
menuntut refrensi yang buanyak. Padahal di perpustakaan kadang tidak ada buku
yang di cari. Jadi kehidupan mahasiswa itu tidak akan lepas dari buku.
Mahasiswa
sebenarnya harus sering membaca buku untuk memperluas wawasan dan pengetahuan.
Di kehidupan mahasiswa yang banyak dikusi dan presentasi membutuhkan banyak
sekali pengetahuan baik di bidang akademik politik sosial maupun budaya. Buku juga bisa
mendatangkan inspirasi untuk seorang mahasiswa yang sedang dikejar tugas
pembuatan makalah, artikel maupun skripsi.
bagaimana Buku Tanpa
Mahasiswa?
sebenarnya tidak ada
kaitan nya mahasiswa dengan buku namun buku lebih banyak dibaca oleh mahasiswa.
Namun sebenarnya di kalangan masyarakat umum juga banyak yang membaca buku. Tapi
penyumbang terbanyak membaca buku dan peminjam buku adalah mahasiswa, ya
karena tugas yang banyak makalah yang banyak. Semua itu semua membutuhkan buku.
Jadi mungkin buku tanpa adanya mahasiswa buku itu akan menjadi jarang dibaca
atau malah buku menjadi jarang yang akan diterbitkan karena tidak ada
peminatnya terlebih buku itu kebanyakan diperuntukkan untuk mahasiswa.
Sebenarnya mahasiswa dan buku itu
adalah dua unsur yang tidak dapat di pisahkan karena mahasiswa tanpa buku tidak
akan bisa mengerjakan tugas dengan baik. Mungkin tidak akan ada istilah
mahasiswa dalam dunia ini
apa hubungannya Kebangsaan
dengan mahasiswa?.
loh kok setelah membahas mahasiswa dengan buku
menjadi kebangsaan. Apa hubungannya?, jadi kehidupan mahasiswa tidak akan lepas kaitannya
dengan buku maupun kebangsaan. Karena kita menjadi mahasiswa itu demi bangsa maksudnya kita itu
mencoba mencerdaskan generasi bangsa dengan meraih ilmu di suah lembaga yang
melebihi tingkatan SMA. Bukannya mahasiswa itu sering demo?. Demo atau
demokrasi adalah salah satu cara mahasiswa dalam menyuarakan pendapatnya dalam berkebangsaan.
Mahasiswa itu sering berpikir kritis dari berfikir soal pemerintahan lah, politiklah,
kebijakan pemerintah yang bertentangan dengan undang-undang maupun yang
merugikan masyarakat semua itu di pikiran sama mahasiswa.
Padahal tugas yang di kasih sama dosen belum juga beres
tapi udah mikirin sistem pemetintahan segala. Tapi itulah kehidupan mahasiswa
kehidupanya penuh drama yang nglah ngalahin dramakumbara. Mahasiswa cuma
mikirin tugas nanti kesanya jelek di masyarakat karena nggak ikut organisasi,
mahasiswa cuma mikirin organisasi nanti di marahin karena jarang ngerjain
tugas, mahasiswa yang aktif kuliah dan organisasi nanti malah jadwalnya keteteran.
Itu adalah masalah terbesar menjadi mahasiswa.
apa jadinya bangsa ini
tanpa adanya mahasiswa?
dalam sebuah negara
mahasiswa adalah agen perubahan dimana mahasiswa mampu menciptakan perubahan
besar-besaran dan mahasiswa mampu maju ke depan untuk menciptakan perubahan. Mahasiswa
adalah kelompok kaum intelektual yang memiliki ilmu Tinggi. Karena
mahasiswa dituntut untuk harus selalu belajar dan mempelajari hal-hal yang baru. Mahasiswa tidak boleh terus
memiliki pengetahuan yang itu itu aja. Karena mahasiswa bukan lagi anak sekolah
yang cuma duduk diem saat diajar.
Mahasiswa sebenarnya adalah sarana untuk membangun masyarakat menjadi lebih
baik. Karena mahasiswa terlahir dari masyarakat dan harus berperan dalam
kemajuan masyarakat dan bangsa. Hanya mahasiswa yang aspirasinya di dengar dan
mau turun kejalanan hanya untuk mengkritisi pemeritahan yang menurutnya sudah
melenceng.
Sebagai Agent
of Change dari sebuah bangsa mahasiswa mampu menciptakan perubahan
besar-besaran. Seperti kasus yang saat ini di mana Jokowi terkena terkena kartu
kuning oleh mahasiswa. Selain itu Mahasiswa juga merupakan aset terbesar dari
sebuah bangsa mahasiswa memiliki intelektual yang tinggi, mahasiswa memiliki
pengetahuan yang luas, mahasiswa mampu mengutarakan pendapat, mahasiswa mampu
menggulingkan sebuah pemerintahan. Bangsa ini besar karena peran
mahasiswanya yang mampu berfikir maju dan mengkritis hal di anggapnya salah