Tuesday, April 17, 2018

artikel tentang aku buku dan kebangsaan



Aku Buku Dan Kebangsaan
Oleh Lailin Nafiah

Kenapa judulnya aku buku dan kebangsaan kenapa nggak yang lain?. Dari berbagai banyak kata kenapa harus memilih judul itu?. Dari judulnya sudah aku buku dan kebangsaan berarti berhubungan dengan itu itu aja. Tapi, tahukah kalian apa itu fungsi buku dan kebangsaan bagi mahasiswa?. Kalian yang katanya kalian itu mahasiswa yang katanya kalian itu Agent of Change dari sebuah bangsa atau kalian yang katanya generasi penerus bangsa. Maka dari itu di bahas di sini aku buku dan kebangsaan.

apa itu buku? Buku sebuah karangan manusia yang didapat melalui pengetahuan dan ilmu. Pengetahuan dapat didapat melalui panca indra yang meliputi indra pendengaran penglihatan peraba perasa pembau. Pengetahuan juga dapat diperoleh melalui sebuah penelitian atau observasi juga bisa diperoleh melalui ketidaksengajaan maupun kejadian.
Buku adalah unsur terpenting dalam kehidupan mahasiswa. Loh kok bisa penting bagi kita?. Ya karena setiap tugas yang diberikan oleh dosen selalu ada rujukan dari beberapa buku. Sebenarnya mahasiswa harus pintar pintar memilih dan memilah buku yang baik dan benar sesuai dengan tema yang diberikan oleh dosen. Dan mahasiswa itu harus memiliki banyak-banyak referensi buku seperti buku umum maupun buku jurusan untuk menambah halaman pada makalah.
                Fungsi utama dari buku itu sebenarnya untuk menampung gagasan atau pengetahuan yang di dapat oleh pengarang. Buku berisi informasi karena si pengarang mampu mencantumkan informasi yang ia dapat dari buku buku lain kemudian ai kembangkan menjadi sebuah kalimat yang berisikan informasi. Buku yang berisi informasi bukan hanya buku yang berisi mata pelajaran atau buku ilmiah namun semua buku baik itu buku fiksi maupun novel juga berisi informasi, namun informasi tersebut berbeda bahasannya.
               

apasih pentingnya buku?
 Mungkin banyak dari kita akan bertanya tanya begitu. Buku itu cuma lembaran lembaran kertas yang di susun dan di jilidkan?. Terus apa istimewanya apa gerrnya dari buku itu?. Nah itu yang harus dijelaskan sebagai anak jurusan ilmu perpustakaan harus harus tahu apa itu buku dan pentingnya buku. Sebenarnya jika di cermati baik baik buku itu seperti jendela dunia, tanpa kita susah susah pergi ke suatu tempat kita sudah bisa meraih informasi dari tempat itu dari buku. Jadi sudah jelas buku itu sangat penting bagi kita yang kata orang di panggil mahasiswa.
 Walaupun kita sudah menjadi seorang mahasiswa banyak dari kita tidak tahu akan seberapa pentingnya buku di dalam kehidupan dunia perkuliahan. Padahal kita itu banyak makalah yang harus di kerjakan dengan refrensi buku buku. Kita yang katanya mahasiswa itu selalu berhubungan dengan buku buku dan buku. Tempat nongkrong kita itu ada dua kalau nggak gazebo buat cari wifi ya perpustakaan buat ngerjain tugas. Kalau lagi ada duit dan kebetulan ada bazar ya nongkrong  di bazar sambil cari buku yang murah. Padahal kalau ada bazar yang dicari itu bukan buku mata kuliah (kalau di jurusan ilmu perpustakaaan susah banget nyarinya) tapi malah berburu novel yang lagi murah murahnya (dari harga tujuh puluhan menjadi dua puluhan).
Apalagi di zaman modern ini buku sangat penting bagi kehidupan kemahasiswaan karena dosen selalu menuntut refrensi yang buanyak. Padahal di perpustakaan kadang tidak ada buku yang di cari. Jadi kehidupan mahasiswa itu tidak akan lepas dari buku.
                Mahasiswa sebenarnya harus sering membaca buku untuk memperluas wawasan dan pengetahuan. Di kehidupan mahasiswa yang banyak dikusi dan presentasi membutuhkan banyak sekali pengetahuan baik di bidang akademik politik  sosial maupun budaya. Buku juga bisa mendatangkan inspirasi untuk seorang mahasiswa yang sedang dikejar tugas pembuatan makalah, artikel maupun skripsi.

bagaimana Buku Tanpa Mahasiswa?
sebenarnya tidak ada kaitan nya mahasiswa dengan buku namun buku lebih banyak dibaca oleh mahasiswa. Namun sebenarnya di kalangan masyarakat umum juga banyak yang membaca buku. Tapi penyumbang terbanyak membaca buku dan peminjam buku adalah mahasiswa, ya karena tugas yang banyak makalah yang banyak. Semua itu semua membutuhkan buku. Jadi mungkin buku tanpa adanya mahasiswa buku itu akan menjadi jarang dibaca atau malah buku menjadi jarang yang akan diterbitkan karena tidak ada peminatnya terlebih buku itu kebanyakan diperuntukkan untuk mahasiswa.
            Sebenarnya mahasiswa dan buku itu adalah dua unsur yang tidak dapat di pisahkan karena mahasiswa tanpa buku tidak akan bisa mengerjakan tugas dengan baik. Mungkin tidak akan ada istilah mahasiswa dalam dunia ini

apa hubungannya Kebangsaan dengan mahasiswa?.
loh kok setelah membahas mahasiswa dengan buku menjadi kebangsaan. Apa hubungannya?, jadi kehidupan mahasiswa tidak akan lepas kaitannya dengan buku maupun kebangsaan. Karena kita menjadi mahasiswa itu demi bangsa maksudnya kita itu mencoba mencerdaskan generasi bangsa dengan meraih ilmu di suah lembaga yang melebihi tingkatan SMA. Bukannya mahasiswa itu sering demo?. Demo atau demokrasi adalah salah satu cara mahasiswa dalam menyuarakan pendapatnya dalam berkebangsaan. Mahasiswa itu sering berpikir kritis dari berfikir soal pemerintahan lah, politiklah, kebijakan pemerintah yang bertentangan dengan undang-undang maupun yang merugikan masyarakat semua itu di pikiran sama mahasiswa.
            Padahal tugas yang di kasih sama dosen belum juga beres tapi udah mikirin sistem pemetintahan segala. Tapi itulah kehidupan mahasiswa kehidupanya penuh drama yang nglah ngalahin dramakumbara. Mahasiswa cuma mikirin tugas nanti kesanya jelek di masyarakat karena nggak ikut organisasi, mahasiswa cuma mikirin organisasi nanti di marahin karena jarang ngerjain tugas, mahasiswa yang aktif kuliah dan organisasi nanti malah jadwalnya keteteran. Itu adalah masalah terbesar menjadi mahasiswa.


apa jadinya bangsa ini tanpa adanya mahasiswa?
dalam sebuah negara mahasiswa adalah agen perubahan dimana mahasiswa mampu menciptakan perubahan besar-besaran dan mahasiswa mampu maju ke depan untuk menciptakan perubahan. Mahasiswa adalah kelompok kaum intelektual yang memiliki ilmu Tinggi. Karena mahasiswa dituntut untuk harus selalu belajar dan mempelajari hal-hal yang baru. Mahasiswa tidak boleh terus memiliki pengetahuan yang itu itu aja. Karena mahasiswa bukan lagi anak sekolah yang cuma duduk diem saat diajar.
Mahasiswa sebenarnya adalah sarana untuk membangun masyarakat menjadi lebih baik. Karena mahasiswa terlahir dari masyarakat dan harus berperan dalam kemajuan masyarakat dan bangsa. Hanya mahasiswa yang aspirasinya di dengar dan mau turun kejalanan hanya untuk mengkritisi pemeritahan yang menurutnya sudah melenceng.
Sebagai Agent of Change dari sebuah bangsa mahasiswa mampu menciptakan perubahan besar-besaran. Seperti kasus yang saat ini di mana Jokowi terkena terkena kartu kuning oleh mahasiswa. Selain itu Mahasiswa juga merupakan aset terbesar dari sebuah bangsa mahasiswa memiliki intelektual yang tinggi, mahasiswa memiliki pengetahuan yang luas, mahasiswa mampu mengutarakan pendapat, mahasiswa mampu menggulingkan sebuah pemerintahan. Bangsa ini besar karena peran mahasiswanya yang mampu berfikir maju dan mengkritis hal di anggapnya salah