Klasifikasi berdasarkan disiplin
DDC merupakan
klasifikasi berdasarkan disiplin, bukan hanya pengelompokan bahan pustaka
berdasarkan subjek belaka. Pembagian kelas utama dan subklas berdasarkan
disiplin akademis atau bidang kajian, bukan berdasarkan subjek. Hasilnya ialah
subjek yang sama mungkin memperoleh tempat kelas lebih dari satu. Misalnya,
subjek keluarga mungkin digolongkan dalam kelas Etika, Agama, Sosiologi, Adat
Istiadat, Keluarga Berencana, Rumah Tangga, Genealogi, tergantung pada ancangan
pengarang.
Dalam
DDC, pengetahuan dibagi menjadi 9 kelas utama yaitu Filsafat, Teologi,
Sosiologi (Kemudian Ilmu-Ilmu Sosial), Filologi, Ilmu Alam, Useful Arts, Kesenian (Fine Arts),
Sastra, Dan Sejarah. Bidang bidang itu diakui sebagai disiplin akademis semasa
Dewey masih hidup. Beberapa di antaranya kini tidak dianggap lagi sebagai
disiplin. Kini dianggap sebagai bidang kajian dengan masing-masing bidang
mencakup beberapa akademis. Pada universitas modern, bidang semacam Filsafat,
Bahasa, Kesenian, Dan Sastra Diklompokan dalam Kelompok Humaniora, sejajar
dengan bidang kajian lainya seperti Ilmu-Ilmu Alam. Ilmu-Ilmu Sosial terdiri
dari beberapa disiplin.
Dalam
kelas utama DDC, enam dari 9 kelas utama termasuk kelompok Humaniora, sedikit
banyak mencerminkan situasi pengajaran semasa Dewey. Perkembangan dalam ilmu
pengetahuan tidak sama cepatnya sehingga terdapat perbedaan kecepatan dan
kualitasi ilmu pengetahuan. Hal ini menyebabkan ketidak seimbangan dalam DDC.
Sebagai contoh kelas Filsafat dan Agama relative tidak ada perubahan dari sejak
edisi pertama hingga edisi 20 sementara kelas Useful Arts (kemudian berubah nama menjadi Teknologi/Ilmu-Ilmu
terapan) mengalami perkembangan dan perluasan luar biasa.
b.
Struktur hirarkhis
DDC terdiri dari Sembilan kelas utama ditambah satu
kelas Generali sehingga terdapat 10 kelas utama. Setiap kelas utama dibagi lagi
menjadi subkelas, kemudian dibagi lagi pada tahap berikutnya. Pengecualian akan
hal ini terdapat kelas 800 Sastra dan 000 generalia. Pada kelas 800, susunan
mula-mula berdasarkan Sastra, kemudian bahasa asal, bentuk literature, lalu
periode. Pada kelas Generalia, susunan mula-mula berdasarkan bentuk (seperti030
Ensiklopedia umum, 050 Majalah, dan 071-070 Surat Kabar), kemudian menurut
bahasa atau tempat. Karena bahan pustaka ini tidak berkaitan dengan subjek
spesifik maka tidak termasuk ke dalam disiplin tertentu, kelas 800 dan sebagian
kelas 000 sering disebut kelas bentuk (form
class).
No comments:
Post a Comment