Monday, June 22, 2020

Analisis Interface OPAC Universitas Negeri Sebelas Maret

Sistem yang digunakan dalam perpustakaan Universitas Sebelas Maret adalah sistem SLiMS Akasia 8.5. Seperti yang ditampilkan dalam website OPAC tersebut. OPAC UNS dapat di akses melalui http://unsla.uns.ac.id/neounsla/ dalam web tersebut dicantumkan berbagai akun Media sosial yang menghubungkan pengguna dengan pengelolaan web OPAC tersebut.
Dalam homepage OPAC perpustakaan UNS ditampilkan langsung bagian pencarian di mana pengguna bisa langsung menggunakannya dengan memasukkan kata kunci, judul maupun pengarang atau subjek. Dalam tampilan homepage ini opac UNS menampilkan layout atau background yang dapat berubah, background tersebut merupakan kumpulan foto dari perpustakaan pengunjung maupun gedung gedung kampus UNS. 
 Dalam halaman page ini pihak perpustakaan mempertimbangkan aspek efisien dan kemudahan untuk pemustaka. Disini pemustaka dapat dengan langsung memasukan kata kunci pencarian untuk buku yang di inginkan. Kata kunci yang dimakukan dapat berupa judul, pengarang. Sistem pencarian ini oun dapat mendeteksi penggunaan lebih dari dua kata. Namun untuk logika boolen yang berbentuk NOT, OR dan AND tidak berfungsi. Hal ini menyebabkan pencarian buku secara spesifik lebih susah.
( Gambar 1. Screenshoot Homepage OPAC UNS)

Pencarian kata kunci dilakukan tidak membutuhkan waktu yang lama. Pencarian dengan kata kunci “ informasi” memunculkan berbagi buku yang terkait dengan informasi. Dengan jumlah buku yang banyak di tampilkan perslide agar memudahkan pencarian.
Pada halaman ini tampilan yang disajikan oleh OPAC UNS sama seperti sebelumnya,terkesan sederhana dan mudah di akses. Warna yang ditampilkan juga terlesan lebih lembut tidak membuat mata sakit. Pemilihan warna biru pada halaman ini membuat pengguna lebih nyaman dan dapat memahami dengan baik fungsi OPAC yang ditampilkan.
                                         (Gambar 2. Screenshoot tampilan pencarian)
                                             ( Gambar 3. Screenshoot ‘informasi’)
Pada gambar 3 ditunjukkan bahwa buku yang terkait kata kunci informasi muncul dan berjumlah cukup banyak dengam adamya slide untuk menuju ke pencarian selanjutnya. Setelah memaaukan kata kunci kita akan di tunjukkan berbagai macam judul buku yang bertema informasi. Dengan ditampilkan Judul buku, sub judul, pengarang, penerbit, nomer panggil dan keserdiaan.
Dengan latar belakang putih dan teks warna biru dan hitam membuat pengguna lebih fokus pada tulisan yang ada di layar dan lebih nyaman ketika dibaca. Walaupun disamping itu penggunaan background terkesan monoton dan kuno. Namun pemilihan warna layar belakang dan teks tentunya sudah dipikirkan untuk memudahkan akses pengguna.
Dalam OPAC UNS ini tidak tercantum menu untuk menunjukkan bahwa ada beberapa koleksi baru yang dirak hal itu seharusnya di tunjukkan sebagai salah satu keunggulan dan icon dari OPAC. Penampilan menu untuk menunjukkan adanya buku baru di Perpustakaan diharapkan pengguna akan lebih penasaran tentang buku yang baru saja di beli oleh pihak perpustakaan. Lalu juga tidak adanya fitur pemesanan buku di website. Pemesanan buku ini harusnya juga dapat memudahkan akses pengguna dalam mendapatkan buku yang diinginkan namun masih dalam masa pinjam pustaka lain.
Berdasarkan pencarian kata kunci informasi dapat ditemukan ribuan buku yang ada diperpustakaan. Dengan Internet yang stabil pencarian di OPAC UNS membutuhkan waktu kurang lebih 0.01 detik. Dan dapat diartikan bahwa OPAC UNS termasuk cepat dalam penjangkauan penggunaan website. Kemudian di bagian bawah halaman terdapat informasi yang menjelaskan fungsi Katalog Online.
                                                  (Gambar 4. Screenshoot halaman bawah)
Dalam bagian halaman detail buku terdapat beberapa kekurangan  yang tidak menjelaskan secara detail buku yang akan diakses. Hal itu dimulai pada bagian cover buku yang terlihat kosong tanpa ada tampilan. Hal ini kemungkinan dapat menyebabkan pengguna kebingungan untuk mencari buku di rak yang tertera. Lalu juga tidak ada deskripsi untuk buku yang di butuhkan, jadi pengguna akan memilih buku berdasarkan judul dan pengarang yang tertera. Hal itu juga memiliki kemungkinan ketidak efektifan waktu mahasiswa dalam mengakses OPAC. Hal lain juga seperti tidak tersedianya ISBN buku, walaupun ISBN kadang tidak diterlalu diperhatikan oleh pengguna namun ISBN dapat memudahkan dalam proses pengecekan data buku.
                                                     ( Gambar 5. Cover dan judul buku).                         


 (Gambar 6. Detail buku)
Dapat dilihat juga pada sisi kanan atas terdapat icon garis tiga. Icon ini disediakan sebagai menu yang dapat menghubungkan berbagai fitur pembantu lainnya.
Fitur yang terdapat di Menu:
 1. Beranda
2. Warta Perpustakaan
3.  Info perpustakaan
4. Area anggota
5.  Metadata export 
6. Statistik koleksi
7.  Bantuan pencarian
8. Masuk pustakawan
9. Tentang SliMS
10.  Bahasa




(Gambar 7. Fitur Menu)
Fitur beranda menghubungkan kehalaman pertama web yaitu homepage pencarian. Kemudian warta Perpustakaan dan Informasi Perpustakaan akan menghubungkan ke website Perpustakaan. Area anggota dimana anggota perpustakaan bisa log-in di akun anggotanya. Metadata export merupakan pengecekan koleksi berdasarkan beberapa tipe. Kemudian statistik koleksi menjelaskan tentang koleksi yang ada berdasar tahun dan nomer klasifikasi. Bantuan pencarian merupakan bantuan bagi pengguna yang kurang mengerti dalam bentuk bahasa Inggris. Masuk pustakawan fitur untuk area log-in bagi pustakawan yang mengelola buku. Fitur tentang SLiMS menjelaskan aplikasi yang digunakan di Perpustakaan. Kemudian pilihan bahasa, bahasa yang di akses bisa di ubah sesuai keinginan dan kebutuhan pengguna.

                                                   (Gambar 8. Fitur metadata export)                 
          ( Gambar 9. Fitur statistik koleksi)
Pada website OPAC UNS terdapat beberapa fitur unggulan yang dapat memudahkan penggunaan OPAC UNS. Selain itu juga terdapat fitur yang seharusnya ada di OPAC tersebut seperti layanan E-BOOK, layanan pemesanan dan juga fitur buku baru. Pemilihan warna dalam OPAC UNS ini terkesan monoton namun juga bisa membuat fokus para pengguna.


No comments:

Post a Comment