Perpustakaan jaman sekarang bukan hanya tempat penyimpanan buku
namun perpustakaan jaman sekarang lebih berkembang dan semakin modern.
Perubahan jaman yang semakin maju menyebabkan perpustakaan harus ikut mengikuti
perkembangan jaman. Perpustakaan sendiri merupakan salah satu unit kerja yang
berupa tempat untuk mengumpulkan, menyimpan, mengelola, dan mengatur koleksi
bahan pustaka secara sistematis untuk digunakan oleh pemakai sebagai sumber
informasi sekaligus sebagai sarana belajar yang menyenangkan (Darmono, 2001).
Perpustakaan yang merupakan salah satu sarana belajar yang
menyenangkan perlu mendapat kan perhatian. Apalagi dalam hal perkembangan. Perkembangan
teknologi dalam era ini mendukung perpustakaan untuk membuat sebuah
perpustakaan berbasis digital. Perpustakaan Digital adalah sebuah sistem yang
memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek
informasi tesebut melalui perangkat digital (Sismanto, 2008).
Untuk menjadi perpustakaan digital perlu dilakukan peningkatan
kapasitas dataware (melalui digitalisasi dokumen dan pengembangan basis data)
dimana metadata yang sudah ada dilengkapi dengan file digitalnya dan dapat
diakses dengan baik oleh pengguna/pemustaka melalui katalog stand alone,
katalog intranet ataupun melalui katalog internet menjadi online system (Setyo
Edy Susanto, 2010). Katalog dalam perpustakaan sendiri adalah proses
mendiskripsikan suatu informasi (bahan pustaka), yang meliputi memilih titik
akses nama dan judul, melakukan analisis subyek, menentukan tajuk subyek,dan
nomor klasifikasinya (Taylor,2004).
Jenis media
kategori jenis media mencatat jenis atau jenis pembawa yang digunakan untuk
menyampaikan konten sumber daya. Kategori umumnya mencerminkan format media
penyimpanan membawa dalam kombinasi dengan jenis perangkat perantara yang
diperlukan untuk membuat, melihat, menjalankan, dll.
Penggolongan bahan nonbuku berdasarkan AACR2, yaitu:
1. Bahan peta atau kartografi,
2. Manuskrip,
3. Musik,
4. Rekaman suara,
5. Gambar hidup dan rekaman video,
6. Bahan grafis,
7. Berkas komputer,
8. Bahan tiga dimensi dan realia, dan
9. Bentuk mikron.
Peraturan Umum AACR2
1. Sumber Informasi. Sumber
informasi utama, dapat berupa sumber tunggal (misalnya halaman judul sebuah
monograf), atau dapat juga berupa sumber judul kolektif (misalnya dalam rekaman
video “title frame’).
2. Tingkatan Deskripsi Peraturan menetapkan adanya tiga tingkatan
deskripsi. Pada deskripsi tingkat pertama, unsur minimum yang harus ada sebagai
berikut. 

Tingkatan pertama ini yang paling
sederhana dan mudah, biasanya diterapkan pada perpustakaan khusus dengan
koleksi yang terbatas. Tingkatan
deskripsi kedua unsur deskripsi minimum yang harus dipenuhi adalah:
Sedangkan tingkatan deskripsi yang ketiga, unsur deskripsi lebih lengkap dan kompleks, serta lebih sulit dalam penerapannya sehingga pada umumnya perpustakaan menerapkan dan memilih tingkatan deskripsi yang kedua.
3. Penggunaan Bahasa dalam Deskripsi Bibliografi, harus sesuai dengan bahasa dokumennya. Artinya bahasa yang digunakan harus seperti yang tercantum di sumber informasi utama dan tidak boleh diubah atau diterjemahkan oleh pustakawan. Daerah-daerah deskripsi yang
menggunakan bahasa dokumen adalah:
A. Daerah judul dan pernyataan tanggung jawab;
B. Daerah edisi;
C. Daerah penerbitan dan distribusi;
D. Daerah seri.
Interpolasi atau sisipan yang dibuat
pengatalog, juga dalam bahasa yang sama dengan data lain di daerah tersebut dan
ditempatkan dalam tanda kurung siku. Oleh karena itu, penempatannya dalam tanda
kurung siku. Pengecualian interpolasi boleh menggunakan bahasa pengatalog
misalnya dalam hal:
A. Sisipan dan singkatan wajib;
B. Pernyataan jenis bahan umum;
C. Bentuk lain dari nama tempat terbit;
D. Pernyataan tentang fungsi penerbit, distributor, dan sebagainya.
4. General Material Designation (GMD)
yaitu keterangan tentang jenis bahan umum dari bahan yang bersangkutan.
Misalnya rekaman suara istilah gmdnya rekaman
suara. Keterangan tentang pernyataan jenis bahan umum diletakkan dalam tanda
kurung siku. Contoh [ rekaman suara ]
5. Daerah Data Khusus Istilah dalam
bahasa Inggris adalah daerah untuk mencatat data yang khas bagi satu kelompok
bahan atau jenis publikasi tertentu. Tidak semua bahan perpustakaan berisi
daerah data khusus, tetapi hanya untuk bahan tertentu saja, seperti:
A. Bahan
kartografi;
B. Musik
;
C. Berkas
komputer;
D. Terbitan
berseri.
Dalam kasus tertentu untuk bahan
bentuk mikro. Daerah data khusus –
daerah ketiga, ini jika perlu dapat diulang. Misalnya untuk deskripsi peta yang
diterbitkan secara berkala atau berseri. Sehingga harus dicatat mengenai ukuran
skalanya dan penomorannya dari terbitan tersebut.
Tambahan contoh katalog Sumber Elektronik “CRC Handbook of Chemistry and Physics”
Tambahan contoh katalog Sumber Elektronik “CRC Handbook of Chemistry and Physics”
040 ## $a JKPNPNA
082 04 $a 540.1 $2 [22]
084 ## $a R 540.1 CRC
245 00 $a CRC Handbook of chemistry and physics $h [sumber elektronik]
: $b on CD-ROM version 2007 / editor in chief,
David R. Lide.
260 ## $a London : $b Taylor & Francis, $c 2007
300 ## $a 1 CD-ROM : $b digital ; $c 4 ¾ in.
538 ## Persyaratan sistem : pentium II processor or higher,
microsoft windows 2000 or XP, internet
explorere 5.5 or higher, 15 MB RAM, 24X
speed CD-ROM drive, adobe acrobat reader version 7
650 #4 $a Kimia $v Buku pegangan, pedoman, dsb.
650 #4 $a Fisika $v Buku pegangan, pedoman, dsb.
700 1# $a Lide, David R.
850 ## $a JKPNPNA 990 ## $a
40/PN/CD-ROM/2007
DAFTAR PUSTAKA
Darmono. 2001. Manajemen
dan Tata Kerja Perpustakaan Sekolah. Jakarta: Gramedia Widasarana
Indonesia.
Edy Susant,
Setyo. Desain Dan Standar Perpustakaan Digital. Jurnal Pustakawan
Indonesia Volume 10 No. 2. http://journal.ipb.ac.id/index.php/jpi/article/download/5277/3692 di akses tanggal 06 desember 2018
Maria Violeta
Bertolini. 2012. The new ISBD Area 0 and the teaching of cataloging of non-book
materials. JLIS.it. Vol. 3, n. 1 (Giugno/June 2012). DOI: 10.4403/jlis.it-4794.
https://www.jlis.it/article/viewFile/4794/5117. Di akses tanggal 06 Desember 2018.
Sismanto. 2008.
Manajemen Perpustakaan Digital. http://mkpd.wordpress.com/2008/09/08 /kupas-buku-manajemen-perpustakaandigital/, diakses tanggal 06
Desember 2018
Taylor,Arlene
G. (2004). Wynar’s introduction to catalonging and classification. Rev edition.
Westport: Libraries Unlimited.



No comments:
Post a Comment